Taruhan Bola Online José Mourinho Katakan Chelsea Tidak Tak Terkalahkan Dan Berbeda Dengan Tim Tahun 2004

Taruhan Bola Online José Mourinho Katakan Chelsea Tidak Tak Terkalahkan Dan Berbeda Dengan Tim Tahun 2004

Taruhan Bola Online José Mourinho Katakan Chelsea Tidak Tak Terkalahkan Dan Berbeda Dengan Tim Tahun 2004 – Senyum dari  Jose Mourinho dipastikan akan berubah jika ia mengingat dimana tim asuhannya, Chelsea menderita kekalahan dari Everton di Goodison Park.

Misi seperti menjadi tim yang tidak terkalahkan seperti 2004 sirna. Sembilan tahun yang lalu, dimana pada saat itu merupakan pengalaman pertama Jose Mourinho melatih klub diluar Portugal. Dirinya menerima tantangan dari Abramovich yang menginginkan piala liga Inggris bisa singgah di Stamford Bridge yang merupakan kandang Chelsea.

Tantangan tersebut dijawab Mourinho dengan sebuah gelar liga Inggris. Gelar yang ditunggu tunggu public Chelsea selama kurang lebih 50 tahun lamanya diakhir musim itu. Sebuah misi yang sama lagi diberikan kepada Jose Mourinho untuk memberikan gelar Juara liga Inggris setelah selama 4 tahun terakhir ini selalu dikuasai oleh 2 klub dari kota Manchester, United dan City.

“Kita bukanlah tak terkalahkan,” kata Mourinho dalam sebuah wawancara pada akhir pertandingan. “ini adalah sebuah kondisi yang berbeda pada saat tahun 2004. Pada musim ini tim yang saya tangani berbeda dengan tim yang saya tangani pada tahun 2004 lalu itu. Aku akan bekerja dengan waktu untuk mengembangkan pemain dan bermain yang terbaik dari kemampuan mereka dan kita harus bisa.”

“Kita harus bekerja secara efektif, menjadi dewasa dan tidak naif. Itulah yang kita harus bekerja. Kita harus mengubah sepakbola indah kami bermain menjadi gol.” Tambah pelatih yang pernah membesut Inter Milan tersebut Taruhan Bola Online.

Sepak bola indah yang dibesut oleh Pelatih asal Portugal tersebut menjadi boomerang bagi mereka sendiri. Everton bisa menghadang taktik dari pelatih yang pernah melatih Real madrid tersebut. Serangan Chelsea yang di selalu di pimpin oleh pemain debutan Samuel Eto’o dan Andre Schurrle bisa dipatahkan dengan baik oleh Everton.

Pemain baru Everton, Gareth Barry tampil luar biasa pada pertandingan tersebut. pemain pemain lama Everton seperti Naismith, Leon Osman, Kevin Mirallas juga menampilkan penampilan yang luar biasa yang membuat Chelsea menangis pada hari itu.

Ditambah lagi ketatnya pertahanan yang digalang oleh Phil Jagielka membuat serangan Chelsea macet. Ketenangan dan disiplin dari pasukan Everton tumbuh seiring dengan tingkat kebisingan para fans di Goodison park. dan pada akhrinya apa yang dilakukan Everton tersebut berbuah manis dengan terciptanya gol tunggal yang diciptakan Naismith.

Chelsea sebenarnya sangat dominan pada pertandingan tersebut. pengusaan bola dipimpin oleh Chelsea dengan perbandingan 57 % sedangkan Everton hanya 43 %. Chelsea terus menyerang pertahanan Everton.

Howard Web juga bekerja keras pada pertandingan tersebut termasuk keputusannya untuk tidak memberi pinalti kepada Chelsea setelah Oscar dilanggar dikotak pinalti Everton. Penyerang anyar Chelsea, Samuel Eto’o kerap membuat nafas dari pendukung Everton naik turun karena penyerang asal Kamerun tersebut kerap membuat peluang berbahaya.

Mourinho akhirnya memasukkan Juan Mata untuk menggantikan Oscar, namun hal itu ternyata tidak berdampak baik. Pemain baru Chelsea lainnya, Willian tidak dimasukkan Jose Mourinho pada pertandingan tersebut aruhan Bola Online.