Taruhan Bola Online Arema Terancam Degradasi

Taruhan Bola Online Arema Terancam Degradasi

Taruhan Bola Online Arema Terancam Degradasi – Arema Indonesia akhirnya mendapat pengurangan tiga poin karena adanya pelanggaran yang pernah dilakukan di masa lalu. Kegembiraan suporter yang timnya memastikan menjadi runner up pun mendadak terhenti. Singo Edan harus menuai konsekuensi atas kesalahan yang dilakukannya pada musim 2009/10 silam. Waktu itu, manajemen Arema Indonesia secara sepihak memecat pemain asal Gabon yaitu Jean Landry Poulangoye, atas dasar pertimbangan performa.

Namun sayangnya, proses mengenai pemutusan kontrak yang tidak sesuai prosedur membuat sang pemain akhirnya melaporkan masalah tersebut kepada FIFA. Dan kini, tiga tahun setelah peristiwa tersebut, PT Liga Indonesia pun mengimplementasikan hukuman yang diberikan oleh FIFA. Hukuman tersebut adalah pengurangan tiga poin serta denda senilai 5 ribu Swiss Franc, atau setara dengan Rp61 juta.

Keputusan tersebut sudah dituangkan dalam surat resmi dari PSSI. CEO PT Liga Indonesia yaitu Joko Driyono mengatakan bahwa mereka memang harus mengimplementasikan hal tersebut, karena hal itu adalah konsekuensi. Apabila PSSI tidak menjalankan hal itu maka FIFA justru akan memberikan hukuman pada Indonesia yaitu tidak bisa ikut serta di semua kompetisi FIFA.

Datangnya keputusan ini, menjadikan Arema harus menunggu sampai pertandingan terakhir untuk memastikan posisi runner up mereka. Saat ini Arema ada di peringkat kedua dengan torehan 63 poin dari 33 pertandingan. Persib berada di peringkat kedua dengan koleksi 60 poin dari 33 pertandingan dan Mitra Kukar dengan raihan 59 poin dari 32 pertandingan Taruhan Bola Online.

Apabila Arema kalah di laga terakhir dan Mitra berhasil memenangkan dua laga terakhirnya maka Arema Indonesia tergeser dari peringkat kedua. Tidak hanya pengurangan poin, Arema Indonesia juga terancam degradasi ke Divisi Utama apabila tidak secepatnya membayar denda yang telah diputuskan oleh FIFA. Arema pun harus menelan kenyataan pahit atas kesalahan yang dilakukan di masa lalu.

Hukuman yang diterima oleh Arema tersebut sebenarnya tertunda karena dualisme. PSSI pun menjelaskan bahwa duduk perkara tentang pengurangan poin Arema yang bermain di Liga Super Indonesia. Menurut PSSI, sebenarnya Komisi Disiplin FIFA telah menjatuhkan hukuman tersebut sejak 8 Februari 2013 kemarin. Joko Driyono yang merupakan Sekjen PSSI menyatakan mengenai akar permasalah yang dialami oleh Arema tersebut. Karena pemecatan tersebut akhirnya Komdis FIFA memberikan surat pada PSSI bulan Februari yang lalu untuk memberikan denda serta pengurangan poin.

Waktu untuk Arema adalah sampai bulan Maret. Tapi karena Arema saat ini ada dua yaitu ISL dan IPL maka tidak ada yang mau untuk menindaklanjuti hal tersebut. FIFA tidak mau menanggapi hal tersebut. Yang mereka mau bahwa PSSI telah menjatuhkan hukuman itu. Supaya tidak disebut plin-plan oleh FIFA, PSSI akhirnya menjatuhkan hukuman itu pada Arema yang saat ini dilatih oleh Rahmad Darmawan. Hukuman itu pun harus diimplementasikan di kompetisi musim ini, apabila tidak maka Singo Edan harus terdegradasi Taruhan Bola Online.