Pablo Zabaleta Yang Ingin Manchester City Menyerang

Pablo Zabaleta Yang Ingin Manchester City Menyerang – Babak 16 Besar Liga Champions. Bek kanan Manchester City Pablo Zabaleta mengatakan bahwa timnya tak akan mengubah pendekatan gaya bermain yang menyerang saat mereka akan menghadapi Barcelona dilanjutan Liga Champions musim ini.

Barcelona yang telah menjuarai Liga Champions sebanyak empat kali akan menyambangi Etihad Stadium di hari Selasa dalam lanjutan babak 16 besar Liga Champions leg pertama.

“Penting bagi kami untuk tetap pada rencana pertandingan yang telah berjalan hingga saat ini, kami akan menyerang karena kami semua adalah pemain dengan naluri serang tinggi,” kata Zabaleta.

City yang telah mencetak 74 gol dalam 20 pertandingan kandang musim ini, baru mencicipi fase knock out Liga Champions musim ini.

Fakta Pertandingan City di Etihad Stadium musim 2013-2014.

Kemenangan terbesar : 7-0 melawan Norwich 2 November

Clean Sheet : 10 pertandingan

Rataan gol yang dicetak tiap pertandingan : 3,7

Salah satu kekalahan Manchester City musim ini adalah saat mereka tengah menjamu juara bertahan Bayern Muenchen yang diperkuat oleh mantan pelatih Barcelona Pep Guardiola di pertemuan babak kualifikasi grup Liga Champions bulan Oktober.

Tapi gelandang Manchester City Martin Demichelis mengatakan City sedang bersemangat untuk menjadi diri mereka sendiri saat menghadapi gaya bermain umpan pendek tim asal Catalan.

“Kami sangat menantikan pertandingan ini. Kami akan tampil dalam pertandingan ini dengan agresif, dan seperti yang selalu kami katakan, jika kami sedang keluar dan terlempar dari kompetisi, itu karena lawannya selalu lebih baik dari kami, bukan karena kami takut untuk berkompetisi,” kata Zabaleta yang merupakan pemain Argentina.

Zabaleta berpindah ke Manchester City dari rival sekota Barcelona Espanyol di tahun 2008, dia serta Demichelis adalah pemain tim nasional Argentina bersama dengan bintang dari juara bertahan La Liga Lionel Messi.

Gelandang Yaya Toure menghabiskan tiga musim di Camp Nou sebelum berpindah ke Manchester City dan dibelakang layar, direktur sepakbola Manchester City Txiki Begiristain dan juga Chie Executive Ferran Soriano adalah orang yang pernah menjadi figur penting di klub Catalan.

Namun kendati melihat hubungan diantara kedua klub, Zabaleta mengatakan bahwa laju City di babak knock out adalah seperti sedang bertualang didaerah yang belum pernah terjamah, karena untuk pertama kalinya mereka mencapai babak ini.

“Untuk tim ini, mencapai babak 16 besar adalah pengalaman baru, pengalahan yang penting untuk mencicipi pertandingan melawan tim besar seperti Barcelona dan penting bagi kami untuk menikmatinya,” kata pemain berusia 29 tahun.

“Pertandingan akan terasa spesial karena kami tahu akan menghadapi salah satu tim terbaik di dunia. Bagi kami, pertandingan melawan Barcelona sangat penting.”